Permasalahan Kesehatan Mental bagi Para Pemuda
Dilansir dari WHO, kesehatan mental atau yang dapat kita sebut dengan "Mental Health" diartikan sebagai keadaan di mana setiap individu menyadari potensinya sendiri, dapat mengatasi tekanan hidup dengan normal, dapat bekerja secara produktif, serta mampu memberikan suatu kontibusi. Semua orang pada awalnya memiliki keadaan mental yang normal, keadaan dimana mereka merasa diri mereka baik baik saja. Namun seiring dengan perjalanan hidup, seseorang bisa saja mengalami tekanan yang dapat membuat kesehatan mental mereka menjadi kacau. Entah itu dikarenakan trauma atau dikarenakan stress, namun ada beberapa orang yang mengalami gangguan mental. Apa itu gangguan mental? Gangguan mental adalah sebuah penyakit dimana seseorang memiliki gangguan dalam jiwanya sehingga memiliki perilaku dan emosi yang dapat menyulitkan penderita untuk bekerja, bersosialisasi, maupun melakukan aktivitas lainnya.
Lalu bagaimana dengan para pemuda di jaman sekarang ini, terutama generasi Z? Permasalahan gangguan mental kerap terjadi bagi para pemuda Z. Namun tidak hanya itu saja, bahkan pemuda-pemuda jaman sekarang dapat menyebabkan orang lain mengalami gangguan mental. Contohnya saja, akhir-akhir ini ada seorang gadis yang tega membunuh ibunya dengan cara ditikam lehernya secara berulang-ulang, namun apa yang terlihat di raut wajahnya, ia tidak merasa menyesal atau berdosa sama sekali. Contoh lainnya, pemuda jaman sekarang tidak sedikit yang suka mengeluarkan "hate speech" kepada orang lain, entah untuk apa atau mengapa dia melakukan hal tersebut. Hal ini terjadi dikarenakan kondisi seseorang yang merasa tidak stabil, baik itu karena faktor dari dalam diri sendiri, maupun dari faktor lingkungan sekitar.
Peran orang tua dalam mendidik anak serta memberikan rasa nyaman kepada anak adalah hal yang paling utama disini. Karena jika tidak, orang tua dapat menjadi penyebab pertama dari masalah gangguan mental pada anak. Apabila anak sudah merasa tertekan di rumahnya, bisa bisa ia sudah tidak sanggup untuk bersosialisasi di luar lingkungan keluarganya dengan benar. Bahkan anak tersebut bisa membawa sikap yang dilakukan oleh orang tuanya dibawa oleh anak itu saat bersosialisasi. Orang tua bahkan bisa menjadi penghancur mimpi bagi seorang anak. Tidak sedikit kasus dimana orang tua melarang anaknya untuk menggapai cita-citanya. Disini orang tua harusnya bertugas untuk membantu dan mendukung anaknya untuk menggapai cita-ctanya, bukan membuat anak semakin tertekan karena dikurung.
Jadi kesimpulannya disini adalah, kesehatan mental merupakan sesuatu yang harus kita jaga dengan baik. Kita harus pandai memilih dan melakukan sesuatu. Jangan jadikan hal yang kita lakukan justru semakin menekan kita. Selain itu, peran lingkungan sekitar juga tidak kalah pentingnya, terutama orang tua. Jika kebaikan dimulai dari diri sendiri lalu didukung oleh orang terdekat kita, maka hidup kita akan menjadi tenang. Mari sehatkan mental baik itu untuk saya, kalian dan semua orang di dunia ini.
No comments:
Post a Comment